Anjing Shih Tzu

"Aku punya anjing kecil..ku beri nama helly.."
Kembali saya mengawali suatu postingan dengan penggalan sebuah lagu, kali ini dari lagu masa kanak-kanak saya.

Namanya rio, lengkapnya rio d'jantuek(bagi yang bernama sama mohon dimaafkan, ga bermaksud buruk). Hingga saat tulisan ini terbit baru berusia hampir 2 bulan. Anjing ini masuk dalam ras shitzhu.

Seperti anjing peranakan kebanyakan tentu saja dalam pemeliharaannya tidak boleh sembarang, banyak faktor yang harus diperhatikan yang berkenaan dengan kesehatannya.

Makanannya harus diperhatikan
Minumannya juga harus diperhatikan
Vaksin harus komplit
dan lain2nya juga.

Well.. Ini adalah salah satu ajing peranakan yang mahal, saya menyebutnya anjing bos, bukan karena pemiliknya yang kayak bos, tpi dlm pemeliharaan anjing ini layaknya ngeladenin anak bos #ups..

Kesalahan terbesar saya ialah mengadopsi anjing jenis ini saat seharusnya anjing ini masih menyusui di induknya. Seperti layaknya bayi, makanan/susu pengganti ASI untuk rio menjadi perkara besar, takutnya jika salah makan justru merusak kesehatannya.

Dan benar saja..
Berselang satu minggu dari anjing itu diadopsi muncul gejala penurunan kesehatan, ya..simplenya anjing saya sakit untuk yang pertama kalinya.

Bingung bukan kepalang saat mengetahui anjing saya tergeletak tak berdaya, tanpa menunggu ayam bertelor lagi, rio langsung saya larikan ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.
Thx god akhirnya sembuh dlm semalam.

Ini mengajarkan saya banyak hal.
Tidak mudah membesarkan anjing peranakan, dibutuhkan perhatian dan tanggung jawab besar yang bagi saya merupakan kuncinya.

Rencana masa depan saya untuk rio (rencana seorang manusia, namun beliau yang memutuskan) ialah bila sudah besar nanti akan mencarikan pasangan sesama ras, tentu saja hasil perkawinannya nantinya bisa kami bagi bersama.
Hitung2, buy one get one free..
Mantaab...
Thanks for your comment