Kita putus, Kamu terlalu baik untukku

Mungkin anda akan bertanya-tanya maksud dari tulisan saya kali ini, well ini kejadian pada teman saya sendiri, diputusin sang pacar dan bisa ditebak arah ceritanya.

GALAU..

Well berhubug blog itu bisa dimanfaatkan untuk menuliskan suatu pengalaman, berbagi informasi apa saja, mari kita manfaatkan untuk menceritakan pengalaman sobat saya yang sedang gundah gulana akibat diputusin pacar(mantan pacar) karena alasan yang 'masih menggantung'. ok lets start here..

Suatu ketika saat matahari bersembunyi dibalik tebalnya mendung rupanya tak setebal mendung dihati teman saya, sebut saja si joni(nama samaran) berkunjung ketempat biasanya kami nongkrong, suasana terasa makin redup tatkala melihat wajah kusam si joni sahabat saya.

Yo wazzup bro? sapa saya mengutip gaya bicara yang biasa ditemui di film box office, maksud hati ingin lebih gaul.

Semakin mendekat si joni sekilas tampak seperti mengusap mata, nangis? well tampang security hati hello kitty berlaku pula untuk sahabat saya yang satu ini. terbata-bata dia berucap "habis diputusin ma dina(nama samaran) trus sekarang gimana nih?"

"trus alasannya dina mutusin apa?" tanya saya
"Ga ngerti, dia cuman bilang-maaf ak tak bisa lanjut lagi ma kamu, kamu tuh terlalu baik buat ak-"

Ya ini namanya menggantung, ga jelas alasannya apa yang jelas putus #udahgituaja

Saya adalah salah satu type orang yang alergi kisah-kisah cinta, bukan berarti ga butuh yang namanya cinta, pikiran langsung blank kalo berurusan dengan kisah cinta, saat itu saya ga bisa ngasi komentar apa-apa jadi saya langsung ngambil kunci motor bergegas ngambil kendaraan dan capcus begitu saja meninggalkan si joni, tanpa komentar ataupun masukan untuk sedikit tidaknya menghibur. Si joni yang malang..

Jika dipikir-pikir agak ngerasa bersalah juga sama si joni, mudah-mudahan doi ngeliat tulisan ini yang sekiranya berhasil saya buat dengan mendapatkan inspirasi dari keliling kota naik motor.

Jadi permasalahannya adalah si joni diputusin dina karena si joni terlalu baik buat dina, menurut anda apakah ini alasan yang masuk akal? suatu fenomena apapun bisa dijelaskan dengan logika asalkan itu masuk akal, dan saya berhasil menemukan 2 fakta mengenai alasan dina mutusin si joni, so mari kita mulai infestigasinya.

  1. Maafin aku jon ak ga bisa jalan lagi ma kamu, tau ga sih kamu itu terlalu baik buat aku (karena sebetulnya aku hanya ingin mutusin kamu, itu aja). Wah-wah ini salah satu alasan yang paling masuk akal bagi saya, si dina minta putus mungkin karena bosan dan ngerasa berdosa jika menggunakan alasan terlalu banyak.
  2. Maafin aku jon ak ga bisa jalan lagi ma kamu, tau ga sih kamu itu terlalu 'baik' buat ak (karena ak inginnya punya pacar yang lebih 'nakal'). Untuk alasan yang satu ini sih sebenarnya kelewatan, but its real-dalamnya hati siapa yang tau- mungkin aja si dina sudah ketemu sama cowok yang lebih menarik(maksudnya nakal) bagi dia, misalkan sambil pacaran sambil ngintipin orang lain pacaran, ataukah berdua malam-malam di sawah bergumul dengan sesuatu yang "kotor"-nangkep belut misalnya- ya walaupun terlihat tidak adil bagi si joni toh merupakan hak azasi si dina mau pacaran dengan siapa dan dengan cara yang gimana. lagi-lagi si joni yang malang..
Untuk alasan no 2 diatas mohon maaf saya sensor dengan bahasa banyolan, u know sendiri lah apa yang dimaksud 'nakal' disini. Jujur aja saya punya teman yang namanya joni(inget lho nama samaran) merupakan teman yang paling polos yang pernah saya kenal, jangankan nyakitin cewek, nabok nyamuk aja gemetaran bukannya karena pengecut tapi asli karena takut ma darah *btw tulisan ini makin ngelantur aja*

Menurut saya sih jika ingin putus ma pacar lebih baik bicarakan dengan baik-baik agar tidak menyakiti yang lainnya, alangkah baiknya jika putus pacaran kemudian jadi teman daripada putus bawa dendam. betul ga?

Mungkin sobat reader punya pikiran lain? alangkah baiknya jika berbagi pendapat disini.

4 komentar

Click here for komentar
Anonim
admin
26 Mei 2012 12.41 ×

sepertinya saya pernah baca ini di buku...
^^

thanks buat postingnya, sangat bermanfaat sekali

Reply
avatar
26 Mei 2012 12.57 ×

mungkin sobat bisa ngasi referensi dimana ada tulisan sejenis ini, terusterang kali ini saya coba untuk mengangkat pengalaman sahabat sendiri dan samasekali tidak tahu jika banyak tulisan seperti ini sebelumnya.

seharusnya saya yang berterima kasih karena sobat telah bersedia meluangkan waktu mampir di postingan ini ^^

Reply
avatar
26 Mei 2012 21.12 ×

memang ada banyak realita yang serupa boss, sikapi secara sederhana saja. hihihiii :)

Reply
avatar
26 Mei 2012 21.27 ×

kalau mau sederhana sih 'pasrah' aja. berikutnya yg mesti dilakuin ya "move on" kata2 yg mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan.

Hanya saja jika saya berfikirnya yang sederhana dan simpel2 saja tentunya tulisan ini ga akan ada hahaha :D

tapi terlepas dari itu semua mudah2an teman saya si joni(inget lho nama samaran.. hahaha :D) membaca postingan ini yang sebenarnya khusus buat dia. kita doakan saja yang terbaik buat mereka

Reply
avatar
Thanks for your comment