Menyelesaikan masalah dengan mengecilkan masalah, why not?


Besar atau kecilnya masalah tergantung bagaimana kita menyikapinya. Sikap mencerminkan pribadi seseorang dan pikiran berperan besar terhadap sikap seseorang, itulah mengapa berfikiran positif membawa pengaruh yang besar dalam hidup kita.

Sikap yang positif membantu kita dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, dan pandangan ini mampu mengatasi situasi stress dan mengubah hidup jauh lebih baik.

Kali ini saya mencoba memberikan gambaran tentang cara mengecilkan masalah demi menyelesaikan masalah secara tuntas, berdasarkan pengalaman penulis bertahun-tahun.

Mengecilkan masalah pada tulisan kali ini bukan dalam pengertian menyepelekan masalah, seperti yang ditulis pada awal tulisan disebutkan bahwa besar atau kecilnya masalah tergantung bagaimana kita menyikapinya, sebesar apapun masalahnya pasti ada jalan keluarnya dan sikap positif mampu menyelesaikan masalah jauh lebih baik.
Agar tidak bertele-tele mari kita lihat pengalaman penulis 7 tahun silam:
Saya adalah seseorang pecandu game online, banyak teman yang dimiliki didunia maya, teman seperjuangan dalam suka maupun duka. Sukanya itu adalah perjuangan menyelesaikan quest bersama-sama demi tujuan yang sama. Dukanya ya itu, keasikan main game sampai-sampai ditegur ortu gara-gara jarang dirumah. Pokoknya main game online itu asik.
Nah disaat kecanduan main game, pacar terbengkalai. Telat sms untuk bertanya kabar dan sekedar ngingetin makan itu biasa, waktu ngapel juga terbatas demi janjian main game pada malam minggu, jadi tidak heran jika pacar ngerasa tersisihkan.
Suatu hari sang pacar ngeSMS,"Pilih aku atau game online mu?" well, sebenarnya ini pekara besar, apa yang akan anda lakukan?
Bagi maniak game online seperti saya jika disuruh berhenti main sudah barang tentu Acces Dinied alias tak mungkin dilakukan.
Log out dari game, tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan, lakukan sebanyak tiga kali, anggap jika saya sedang menghadapi masalah remeh temeh yang harus diselesaikan, seremeh mencabut duri dari kaki.
Dengan perasaan yang lebih tenang maka timbul solusi dalam menyelesaikan masalah, diantaranya:
  1. Putus saja dan tetap main game online.
  2. Lakukan beberapa penyesuaian agar tidak putus hanya gara-gara game.
Opsi pertama sudah pasti harus dienyahkan, gila aja putus pacaran gara-gara game online, tapi jika ga main game gara-gara dilarang sama pacar? gila aja kalee..
Agar sama-sama enak so pasti harus ada yang disesuaikan, jika dipikir-pikir kalo saya yang jadi si pacar pasti dongkol banget tuh diterlantarin, solusinya?
  1. Minta maaf sama pacar.
  2. Sesuaikan waktu, kapan waktunya main game online, kapan waktunya bercengkrama sama pacar.
  3. Komitmen untuk melaksanakan keduanya secara berimbang.
Jadi, masalah terselesaikan. Masih bisa malam mingguan sama pacar, masih bisa pula temu kangen dengan teman seperjuangan didunia maya melalui game online, disini senang disana senang, diamana-mana hatiku senang.

Ya itu salah satu contoh saja, masalah harus disikapi dengan positif, mengecilkan masalah dalam artian positif mampu menghindari stress karena situasi, jika pikiran rileks maka muncul solusi-solusi terbaik dengan sendirinya.

Okhay lah demikian sedikit bacotan dari saya, sekali lagi ingat, besar atau kecilnya masalah tergantung bagaimana kita menyikapinya, semoga pikiran yang positif selalu bersama kita semua demi menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.

Amiin.. 
Thanks for your comment