Air terjun tanpa nama di Desa Langgahan

Air terjun ini belum memiliki nama, namun sudah tersedia sarana lengkap untuk menjadi kawasan wisata.

Pada tanggal 6 Desember yang lalu staf Puskesmas Kintamani I melaksanakan kegiatan jalan-jalan bersama pada daerah binaannya. Kali ini lokasi yang dipilih adalah kawasan wisata air terjun yang berlokasi di Desa Langgahan, Kecamatan Kintamani. Tentu saja tanpa bermaksud untuk menutup pelayanan di puskesmas karena sebagian staf medis maupun paramedis masih berjaga.

Lokasi menuju air terjun cukup mudah diakses, terdapat fasilitas jalan yang disediakan walaupun hanya menggunakan pijakan batu. Batu untuk pijakan ini diambil di Kaldera Batur, sangat tajam untuk digunakan sebagai pijakan.
Tips: Pakailah sepatu dengan alas kaki yang cukup tebal.



Pada musim penghujan lokasi menuju wisata air terjun ini terasa cukup mengerikan. Terdapat tebing tinggi hasil pengerukan dengan menggunakan alat berat, sedangkan jurang disisi lainnya. Jika longsor ya tamatlah sudah.
Tips: Banyak-banyaklah berdoa.




Jika Anda telah melewati jalan tebing ini maka pemandangan indah lainnya menanti. Terdapat aliran sungai yang cukup jernih. Aliran sungai tersebut lebih indah jika dilihat dari atas jembatan bambu yang dibuat warga. Ini pertama kalinya bagi saya untuk melihat aliran sungai didaerah kintamani.



Untuk menuju lokasi air terjun kita harus melewati jalan kecil yang terdapat diseberang jembatan, jalan ini disemen dan cukup licin dalam keadaan basah, khususnya pada pagi hari dengan intensitas kelembaban yang tinggi atau saat musim penghujan.

Yang paling menarik bagi saya adalah jembatan tali yang dialasi dengan besi yang menyerupai kayu, jembatan sejenis ini sangat jarang ditemui di Bali karena biasanya hanya terdapat pada kawasan-kawasan tertentu seperti daerah pariwisata.





DI bagian bawah jembatan tali ini terdapat air terjun dan aliran sungai dangkal dan deras. Anda dapat mengambil banyak foto namun usahakan untuk menggunakan kamera beresolusi tinggi karena lokasi ini cukup remang-remang, khususnya saat mendung.








1 komentar :

Click here for komentar
30 Juni 2014 00.50 ×

keren foto-fotonya :)

Congrats bro feriyanto salossa you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar
Thanks for your comment