Nikmatnya alpukat kopyok

Dikopyok lebih nikmat daripada diblender.





Entah kenapa akhir-akhir ini jadi doyan lagi sama alpukat kopyok. Biasanya saat istirahat siang minuman ini sering diburu di dagang langganan saya,"Bu, seperti biasa alpukat kopyok" kata saya, padahal lebih mudah diblender ketimbang dikopyok.

Alpukat kopyok itu apaan sih, Bang?

Menurut Artikata.com Kopyok berati mengocok, mengaduk dan mengacau. Secara sederhana alpukat kopyok itu jenis minuman dingin berbahan dasar aplukat yang diaduk atau dikocok menggunakan sendok hingga halus, bedanya dengan tehnik blender kita mendapatkan alpukat yang benar-benar halus dan kental, sedangkan jika dikopyok kita mendapatkan hasil yang tidak terlalu halus, disanalah letak nikmatnya alpukat kopyok.



Cara membuatnya gampang:
  1. Alpukat matang dikocok dalam gelas, syaratnya jangan terlalu halus, sisakan beberapa bagian yang masih padat.
  2. Tambahkan gula pasir, aduk kembali hingga rata. Jika ada gula cair maka hasilnya lebih bagus.
  3. Tambahkan susu kental manis jika perlu.
  4. Tambahkan es batu yang telah ditumbuk, bukan es serut atau es yang masih dalam bentuk glondongan.
  5. Tambahkan air dan aduk kembali hingga rata.
Dulu sekitar tahun 1990-an dirumah saya ada satu pohon alpukat, berbuahnya ga kenal musim dan berdampingan dengan pohon buah lainnya seperti mangga harum manis, mangga madu dan jambu air. Biasanya (Alm)kakek sering memetik daun alpukat untuk direbus untuk obat hipertensi(katanya). Sedangkan menurut beberapa artikel yang saya baca (contohnya disini) daun alpukat berfungsi untuk:

  • Berperan sebagai antibiotik.
  • Mencegah osteoporosis.
  • Meningkatkan sistem imun pada tubuh.
  • Anti inflamasi (mengurangi pembengkakan).
  • Dan lain-lain :p
Sedangkan manfaat alpukat juga ga kalah banyak seperti Kerotenoid, Vitamin B(1 dan 2), sumber protein, menurunkan kolesterol dan masih banyak lagi, Anda dapat membaca artikel tersebut di Manfaatnyasehat.

Bagaimana, berminat buat nyoba bikin alpukat kopyok? atau Anda punya resep berbahan dasar alpukat lainnya? mari bahas dimari.


Thanks for your comment