Harga dan spesifikasi: Xiaomi Yi Kamera Aksi Murah Kualitas Tinggi

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda jika mendengar brand Xiaomi? pastinya smartphone, murah dan kualitas. Selama ini brand Xiaomi memang tidak bisa dipisahkan dari ponsel Android yang kualitasnya tidak diragukan lagi, Xiaomi sanggup bersaing dengan brand raksasa lainnya namun dibanderol dengan harga yang relatif lebih terjangkau.

Tidak hanya menancapkan taringnya di segmen smartphone, melalui produk terbarunya yaitu Xiaomi Yi, perusahaan teknologi asal China ini mencoba untuk bersaing pada segmen action cam. Produk kamera mini tersebut digadang-gadang sanggup menyaingi brand GoPro yang terkenal dengan kamera berkualitas harganya selangit.

Ketertarikan saya dengan Xiaomi Yi tidak hanya dari harganya yang murah, namun kualitas video dan foto yang tidak kalah saing dengan merk papan atas lainnya. Bentuk dan desainnya yang simpel juga salah satu alasan saya memilih action cam ini walaupun dari segi material masih menggunakan bahan plastik.

Melalui postingan kali ini saya akan mengupas segala hal tentang Xiaomi Yi, mulai dari spesifikasi, desain, perlengkapan penunjang, pengaturan perangkat, tips menggunakan Xiaomi Yi hingga harga terbaru yang didapat dari berbagai sumber. Harapan saya, mudah-mudahan postingan ini bisa dijadikan referensi bagi Anda sebelum memutuskan untuk membeli Action Cam murah ini.

Spesifikasi Xiaomi Yi

Xiaomi Yi merupakan kamera aksi yang hadir dengan menawarkan berbagai spesifikasi yang menggiurkan. Resolusi kamera sebesar 16 Megapixel (wide-angel lens) yang didukung prosesor Ambarella A7LS dengan sensor Illuminated Exmor R BSI CMOS besutan Sony. Tidak mau ketinggalan dari GoPro, Xiaomi Yi sanggup merekam video dengan kualitas HD 1080p dengan kecepatan 60 frame per second, sedikit berbeda dengan salah satu produk GoPro dengan kecepatan 30 frame per second. Dengan spesifikasi diatas Xiaomi Yi tentunya dapat diandalkan untuk memberikan pengalaman berfoto dan merekam video yang mantap, terutama untuk merekam video ekstrim.

Dari segi kapasitas memory, Xiaomi Yi memiliki ruang penyimpanan yang sangat besar, yaitu 64Gb. Kapasitas memory yang besar bila didukung oleh memory SDcard class 10 akan membantu proses foto dan video Anda menjadi lebih cepat. Kapasitas penyimpanan Tersebut tentunya sangat kontras jika dibandingkan dengan merk GoPro dengan penyimpanan maksimal mencapai 32Gb

Keunggulan lain yang ditawarkan Xiaomi Yi adalah bukaan kamera dengan besaran f/2,8. Pada kamera DSLR atau kamera profesional lainnya, bukaan dengan besaran f/2,8 dapat digunakan untuk membuat foto portrait dengan bokeh yang cantik. Anda sudah tau kan apa itu bokeh? Sederhananya sih bokeh itu bagian latar yang ngeblur sehingga objek pada foto terlihat lebih jelas. Saya sendiri kurang paham mengapa Xiaomi Yi dibekali dengan bukaan tersebut mengingat hasil jepretannya cukup tajam baik pada objek maupun latarnya.

Slow-motion dan Time-lapsed merupakan fitur lainnya yang wajib untuk dicoba. Fitur Slow-motion sendiri dapat digunakan untuk merekam aksi yang dramastis, misalnya untuk merekam saat Anda melompat dari ketinggian. Fitur Time-lapsed sendiri biasanya digunakan untuk merekam sunset, sehingga Anda akan memiliki sebuah video dimana matahari tampak tenggelam dengan sangat cepat.

Xiaomi Yi mampu bertahan di kedalaman 40 meter. Kamera ini tentunya cocok digunakan para penggemar diving untuk merekam kegiatannya didalam air. Xiaomi Yi juga dirancang dengan material anti beku sehingga cocok untuk digunakan pada suhu yang sangat dingin sekalipun.

Ohya, Xiaomi Yi hadir dengan batre berkapasitas 1010 mAh dengan waktu pengisian batre selama 90 menit. Lama pemakaian tentunya tergantung dari penggunaannya, apakah Anda lebih suka merekam gambar atau sekadar membuat foto selfie.

Desain

Xiaomi Yi hadir dalam dua pilihan warna, yaitu putih dan kuning-hijau. Pada versi travel, Xiaomi Yi tertata rapih dengan berbagai kelengkapan lainnya termasuk tongsis. Kelengkapan lainnya adalah manual book, kamera, baterai dan USB. Pertama kali memegang kamera, perangkat ini terkesan cukup mungil dan ringan, bahkan setelah dimasukkan baterai.

Secara keseluruhan, Xiaomi Yi memiliki dimensi 60.4 x 42 x 21.2 mm (secara teori) dengan berat 72gr. Masing bingung? Sederhananya begini, Xiaomi Yi memiliki panjang 6cm, lebar 4,2cm dan ketebalan 2,2cm (setelah diukur menggunakan penggaris).

Pada bodynya sendiri terdapat 3 tombol dimana tombol power berada disamping layar, tombol shutter berada dibagian atas dan tombol WiFi disebelah kiri kamera. Tombol power juga berfungsi untuk berpindah mode kamera ke video dan sebaliknya. Tekan tombol power selama tiga deting untuk menyalakan kamera, kamera siap digunakan jika indikator berwarna biru, sebaliknya tekan tombol power selama tiga detik untuk mematikan kamera.

Merubah mode dari kamera ke video bisa dilakukan melalui smartphone, namun Anda juga dapat merubah mode dengan menggunakan tombol power disamping kamera. Caranya cukup mudah, tekan tombol power 1 kali, apabila indikator lampu disamping tombol shutter berwarna merah maka Anda berada pada mode video, namun jika indikator disamping tombol shutter tidak menyala maka Anda berada pada mode kamera.

Xiaomi Yi tidak menyediakan LCD dibelakang kamera, cukup masuk akal mengingat action cam ini memang dirancang untuk kelas menengah. Untuk mensiasatinya kita wajib menginstal aplikasi kamera Yi di smartphone, nantinya smartphone yang terinstal Yi Camera dapat digunakan sebagai viewfinder dan tombol akses jarak jauh.

Cara menginstal dan menggunakan aplikasi Yi Camera akan dibahas pada menu pengaturan.

Pada versi travel, Xiaomi Yi dilengkapi dengan tongsis dengan panjang kurang lebih 72cm saat dibentangkan dan 19cm saat disusutkan. Bahannya sendiri perpaduan metal dan plastik yang terkesan cukup kokoh dan sedikit berat. Tongsis ini menggunakan sistem putar-kunci dimana Anda dapat membuka dan mengunci tonsis dengan cara memutar sesuai dengan arah yang ditentukan.


Pengaturan

Seperti yang telah disebutkan diatas, Xiaomi Yi memanfaatkan smartphone sebagai viewfinder dan juga kontrol jarak jauh. Aplikasi Yi Camera sendiri tersedia untuk perangkat Android pada versi 4.1 atau lebih dan iOS 7 atau lebih, sedangkan hingga tulisan ini dibuat aplikasi Yi Cam belum tersedia untuk OS lainnya.



Setelah mengunduh aplikasi, nyalakan WiFi pada Xiaomi Yi hingga indikator lampu berwarna biru, selanjutnya nyalakan WiFi ponsel dan temukan sambungan koneksi Wifi Xiaomi. Nama sambungan Xiaomi Yi biasanya diawali dengan kode YDJX_xxxx sedangkan password defaultnya adalah 1234567890. Langkah selanjutnya menyalakan aplikasi Yi Cam dan tekan tombol link pada layar smartphone.

Pada menu pengaturan, kita dapat merubah kualitas foto dan video yang memang disesuaikan dengan kebutuhan kita, semakin tinggi kualitas foto dan video yang digunakan maka semakin cepat pula kehabisan daya batre.


Dimulai dari pengaturan foto, saya lebih suka menggunakan resolusi maksimal, yaitu 16Mp 4608 x 3456 4:3 dengan kualitas yang diseting tinggi. Walaupun memiliki ukuran 4:3 pada kenyataannya ukuran foto landscape memanjang dengan distorsi yang keren punya, jadi efek melengkung dirasa cukup mengagumkan.

Selanjutnya adalah pengaturan video, saya menggunakan pengaturan 1920 x 1040 48P 16:9, memang bukan resolusi tertinggi, alasannya, delay yang lebih parah dan juga lag yang cukup mengganggu khususnya pada setingan 2304 x 1296 30 p 16:9, imbasnya adalah hasil video yang terkadang patah-patah.



Ohya, kualitas audio pada kamera aksi ini memang sedikit mengecewakan. Terdapat suara mendengung atau sedikit mirip dengan suara radio yang disampingnya diletakkan smartphone, untuk menyiasatinya saya merubah mode volume buzzer ke lebel rendah, cara ini terbukti ampuh mengurangi suara dengungan yang tidak diinginkan.



Xiaomi Yi memanfaatkan jaringan WiFi untuk menghubungkan perangkat dengan smartphone, celakanya saat ini semakin banyak yang telah menggunakan kamera aksi ini untuk merekam aktivitasnya, jadi saat Anda menghubungkan WiFi smartphone ke kamera Yi Anda akan mendapati betapa banyaknya jaringan dengan dengan nama awalan YDJX, memang cukup merepotkan, khususnya jika kita tidak hapal nama WiFi sendiri. Sebelum menggunakan kamera ini di tempat umum ada baiknya untuk merubah nama WiFi dan juga Password WiFi di menu pengaturan.



Pada menu Pengaturan WiFi, rubah nama sesuai dengan yang diinginkan dan jangan lupa password yang berada tepat dibawahnya, selanjutnya klik tanda centang untuk menyimpan pengaturan.

Tips memotret

Pada dasarnya memotret dengan Xiaomi Yi hampir sama dengan memotret menggunakan kamera smartphone, mengingat keterbatasannya seperti pengaturan ISO yang tidak tersedia alias otomatis menyebabkan kita tidak dapat melakukan pemotretan pada kondisi-kondisi tertentu, dalam kasus ini kita akan kesulitan mendapatkan gambar yang bagus dalam kondisi gelap.

Beberapa hal yang wajib dilakukan untuk memotret dengan Xiaomi Yi:

  1. Hindari melakukan pengambilan gambar diatas jam 11.00 hingga jam 14.00, khususnya dibawah terik matahari. Berdasarkan pengalaman, kita akan kesulitan mendapatkan bagian wajah yang tajam mengingat bias cahaya sangat kontras.
  2. Hindari melakukan pengambilan gambar diatas jam 17.00, terlalu gelap juga menyulitkan kita mendapatkan gambar yang bagus. Jika kita memaksakan kamera untuk mengambil gambar dikondisi gelap maka hasil jepretan penuh noise. Untuk mensiasatinya, lakukan pengambilan gambar dengan bantuan penerangan yang baik, minimal menggunakan lampu LED 14 watt. Berdasarkan pengalaman saya, ruangan dengan penerangan menggunakan LED 14 watt sudah cukup baik, kecuali memotret momen romantis seperti direstoran dengan penerangan remang-reamang namun merata.
  3. Gunakan tongsis disegala kondisi, tongsis membantu kita untuk memegang perangkat dengan stabil. Jika ingin memotret landscape gunakan tripod khusus smartphone agar perangkat lebih stabil.
  4. Sesuai dengan sifatnya, lensa wide-angel memungkinkan semua benda didalam kamera menjadi lebih kecil, jadi jangan coba-coba berselfie ria dengan jarak lebih dari 2 meter dari kamera jika tidak ingin terlihat terlalu jauh.
  5. Pastikan untuk selalu membersihkan lensa setelah pemkaian, tujuannya adalah mengurangi debu yang menempel dan 'uap garam' khususnya jika kamera digunakan di pantai.

Cara merawat kamera

Percaya atau tidak, kamera juga mirip seperti manusia yang perlu dirawat agar tetap sehat. Membersihkan kamera juga tidak boleh dilakukan sembaranga, mengingat memampuan lensa akan kurang optimal jika lecet-lecet atau cacat fisik.

Ada baiknya untuk membeli cleaning kit yang biasa digunakan untuk kamera profesional, harganya cukup terjangkau, yaitu kurang dari 100ribu rupiah. Dalam paket penjualan tersedia air blower, kuas halus, kain pembersih, cotton bud, CCD Swab dan cairan pembersih LCD.

Cara membersihkan Xiaomi Yi cukup mudah, usap seluruh permukaan perangkat dengan kuas halus secara perlahan, untuk membersihkan debu di bagian yang sulit diambil menggunakan kuas semprotkan air blower. Setelah dirasa cukup bersih, semprotkan cairan pembersih ke kain pembersih secukupnya dan usapkan pada lensa perangkat secara perlahan, lakukan hal yang sama pada bagian perangkat lainnya. Usapkan CCD Swab ke bagian lensa agar lensa menjadi lebih mengkilap.

Sebelum membersihkan kamera cuci tangan terlebih dahulu, percuma membersihkan kamera jika tangan masih kotor dan berminyak.

Kelebihan dan Kekurangan

Berbicara tentang spesifikasi tentunya ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perangkat. Sebelum memutuskan membeli Xiaomi Yi ada baiknya untuk mempertimbangkan berbagai fitur agar tidak menyesal dikemudian hari.

Kelebihan Xiaomi Yi adalah harganya yang murah dengan spesifikasi yang tidak kalah dari merk GoPro. Dilihat dari hasil jepretan rata-rata memiliki file sebesar 3-4Mb, hasilnya pun cukup baik, yaitu tajam dan distorsi yang oke punya. Kelebihan lainnya yaitu dari kemampuannya beradaptasi disegala ruangan, baik baik dalam maupun luar ruangan, asalkan tidak dalam kondisi terlalu gelap dan terlalu terang, hal tersebut juga berlaku saat oerangkat digunakan untuk merekam video. Dimensinya yang kecil dan ringan membuatnya mudah dibawa kemana saja.

Kekurangan Xiaomi Yi berada pada kualitas audio saat digunakan untuk merekam video, bisa diminimalisir dengan merubah volume Buzz pada pengaturan. Tidak disediakan LCD sebagai viewfinder, dalam hal ini viewfinder digantikan dengan smartphone dan terkadang dinilai cukup ribet. Dengan menggunakan smartphone sebagai viewfinder menyebabkan kita tidak dapat mengabadikan suatu momen langka dengan cepat. Absennya fitur flashlight juga merupakan suatu kekurangannya, untuk menyiasatinya pastikan untuk menggunakan cahaya bantuan yang baik agar kualitas gambar menjadi optimal.

Harga Xiaomi Yi

Setiap toko memiliki harga yang berbeda, tergantung dari paket dasar penjualan serta bonus yang diberikan. Pada dasarnya Xiaomi Yi basic memiliki rentang harga Rp.700.000-Rp.800.000, namun dijual dengan berbagai paket seperti tongsis, water housing, rubber chase dan penutup lensa seharga Rp.1,600.000. Sementara itu pada versi Travel dijual dengan harga Rp.1.300.000 (update harga Nopember 2015).

Hasil jepretan Xiaomi Yi














Thanks for your comment